Pipetune Tuesday : Fugazi + RMC Red Virginia

Penat lelah kembali dari kerja tadi, disambung dengan membelek-belek stor untuk mencari benda-benda lama yang dah lama tidak dilayan. Akhirnya terjumpa lah dua benda “merah” yang dah lama di”shelf”kan dan di”cellar”kan – Fugazi 13 Songs EP dan Robert McConnell Red Virginia. Baccy di pack dan di “charring light”kan cepat-cepat sebelum maghrib, dan selepas maghrib terus duduk on stereo untuk sesi “pipetune”. The baccy’s burning and the CD’s spinning…

image

Fugazi adalah sebuah band post-punk / post-hardcore yang sangat terkenal dengan etika D.I.Y mereka. Muncul di lewat 80an dan aktif pada sekitar 90an hingga ke awal 2000, mereka adalah antara indie act yang terbesar ketika itu. Saya masih ingat lagi, persembahan mereka di Fire Doscotheque KL pada sekitar 1996. Dengan showmanship yang hebat, riff-riff gitar yang agak heavy tetapi tetap melodik dan catchy, rhythm section yang sangat bagus, sukar untuk kita menonton atau mendengar lagu-lagu mereka tanpa menggoyangkan badan dan menghentak-hentak kaki untuk turut humming bersama.

Ketaatan mereka pada etika DIY sememangnya sangat mengagumkan. Mereka enggan mengikut label-label besar dan mengutamakan kepuasan berkarya yang lebih bebas di dalam label indie mereka sendiri.

13 Songs ini adalah EP pertama mereka, dan pastikan anda mendengar lagu-lagu trademark seperti “Margin Walker” dan “Waiting Room” yang juga selalu dimainkan di live show mereka.

Sekarang, melayan “Waiting Room” sambil menikmati Robert McConnell Red Virginia yang sedikit kelat, sedikit pahit tetapi tangy virginianya agak terserlah, memberikan saya sedikit lonjakan minda, agaknya gabungan kekuatan rasa virginia itu bergabung dengan stomping riff dari headphones, menghimbau kenangan zaman-zaman jamming dan underground lalu. DIY sememangnya mengajar kita tentang banyak perkara, tidak semestinya anti-establishment tetapi lebih kepada melihat dunia dan sistem di sekeliling kehidupan, dengan cara kita sendiri. Inilah cara kita membesar dan menilai buruk baik secara kritis.

image

Pemikiran yang dipengaruhi Red Virginia ini, semakin melayang jauh. Tetapi tidak mengapa, sebab ia sekaligus memberi sedikit keselesaan dan kepanasan tatkala sejuk-sejuk musim hujan sekarang ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s